Pasukan Hantu Dari Kalimantan yang Ditakuti Belanda
Pasukan Hantu Dari Kalimantan yang Ditakuti Belanda : Pada
zaman penjajahan di Kalimantan dahulu kala, serdadu Belanda
bersenjatakan senapan dengan teknologi mutakhir pada masanya, sementara
prajurit Dayak umumnya hanya mengandalkan sumpit. Akan tetapi, serdadu
Belanda ternyata jauh lebih takut terkena anak sumpit ketimbang prajurit
Dayak yang diterjang peluru.
Penyebab yang membuat pihak penjajah gentar itu adalah anak sumpit yang beracun. Sebelum berangkat ke medan laga, prajurit Dayak
mengolesi mata anak sumpit dengan getah pohon ipuh atau pohon iren.
Dalam kesenyapan, mereka beraksi melepaskan anak sumpit yang disebut Damek.
"Makanya, tak heran penjajah Belanda bilang, menghadapi prajurit Dayak itu seperti melawan hantu," tutur Pembina Komunitas Tarantang Petak Belanga, Chendana Putra, di Palangkaraya, Kalimantan Tengah.
Tanpa
tahu keberadaan lawannya, tiba-tiba saja satu per satu serdadu Belanda
terkapar, membuat sisa rekannya yang masih hidup lari terbirit-birit.
Kalaupun sempat membalas dengan tembakan, dampak timah panas ternyata
jauh tak seimbang dengan dahsyatnya anak sumpit beracun.
Tak
sampai lima menit setelah tertancap anak sumpit pada bagian tubuh mana
pun, para serdadu Belanda yang awalnya kejang-kajang akan tewas. Bahkan,
bisa jadi dalam hitungan detik mereka sudah tak bernyawa. Sementara,
jika prajurit Dayak tertembak dan bukan pada bagian yang penting, peluru
tinggal dikeluarkan. Setelah dirawat beberapa minggu, mereka pun siap
berperang kembali. Penguasaan medan yang dimiliki prajurit Dayak sebagai warga setempat tentu amat mendukung pergerakan mereka di hutan rimba.
"Karena itu,
pengaruh penjajahan Belanda di Kalimantan umumnya hanya terkonsentrasi
di kota-kota besar tapi tak menyentuh hingga pedalaman," kata Chendana.
Tak
hanya di medan pertempuran, sumpit tak kalah ampuhnya ketika digunakan
untuk berburu. Hewan-hewan besar akan ambruk dalam waktu singkat. Rusa,
biawak, atau babi hutan tak akan bisa lari jauh. "Apalagi, tupai, ayam
hutan, atau monyet, lebih cepat lagi," katanya.
Bagian
tubuh yang terkena anak sumpit hanya perlu dibuang sedikit karena
rasanya pahit. Uniknya, hewan tersebut aman jika dimakan. "Mereka yang
mengonsumsi daging buruan tak akan sakit atau keracunan," kata Chendana.
Baik hewan maupun manusia, setelah tertancap anak sumpit hanya bisa berlari sambil terkencing-kencing.
"Bukan
sekadar istilah, dampak itu memang nyata secara harfiah. Orang atau
binatang yang kena anak sumpit, biasanya kejang-kejang sambil
mengeluarkan kotoran atau air seni sebelum tewas," tambah Chendana.
Manfaat Jatuh Cinta Bagi Kesehatan
Anda yang masih
jomblo, mungkin akan memilih menikmati malam minggu dengan meminum
anggur atau minuman alkohol lainnya. Namun berdasarkan penelitian,
diketahui bahwa seseorang yang sedang dalam hubungan asmara, lebih kecil
kemungkinan mengonsumsi alkohol.
Penelitian tersebut menyatakan:
1. Empat persen orang yang telah menjalin hubungan asmara selama dua atau empat tahun, masih kecanduan alkohol,
2. Tiga persen orang yang telah menjalin hubungan asmara selama lebih dari lima tahun, masih kecanduan alkohol,
3. 12 persen orang yang sedang tidak menjalin hubungan asmara di usia 30-an, kecanduan alkohol,
4. 13,5 persen orang yang tidak menjalin hubungan asmara selama dua tahun, benar-benar mengalami kecanduan alkohol berat.
2. Jatuh Cinta Membuat Kita Awet Muda
Kita semua tahu
bahwa jatuh cinta dan bercinta adalah dua hal yang berbeda secara
alamiah. Namun jatuh cinta biasanya sangat berpengaruh terhadap proses
penuaan kita. Penelitian menunjukkan, jatuh cinta membuat kita awet
muda. Berdasarkan penelitian yang dilakukan di Royal Edinburgh Hospital
di Skotlandia, didapatkan hasil bahwa para wanita yang melakukan
hubungan seks sebanyak empat atau lima kali selama sepekan, akan
terlihat 10 kali lebih muda dari usia sebenarnya.
Konsultan neuropsychologist Dr. David Weeks
mengatakan, pasangan yang saling mencintai, tidak hanya terlihat
memiliki bentuk tubuh yang lebih baik, namun juga berpengaruh terhadap
kondisi fisik dan emosional. Jadi, mungkin lain kali kita semua akan
lebih memilih baby oil sebagai krim anti penuaan.
3. Cinta Baik Bagi Wanita, Buruk Bagi Pria?
Berdasarkan
penelitian yang dilakukan English Longitudinal Study of Ageing,
didapatkan hasil bahwa para wanita yang sedang menjalin hubungan asmara,
akan memiliki kualitas diri yang lebih tinggi dari biasanya, namun
tidak sama halnya dengan yang terjadi pada suami atau pasangan mereka,
yang justru memiliki kualitas diri yang lebih rendah dari biasanya.
Meski tampaknya
hal itu lebih menguntungkan bagi wanita dibandingkan pria, namun orang
yang menjalin hubungan asmara akan jauh lebih bahagia dibandingkan
dengan yang orang-orang yang jomblo. Penelitian
lain memberikan hasil bahwa 40 persen pasangan yang menikah mengatakan
bahwa mereka bahagia, dan hanya 25 persen orang-orang yang jomblo
mengatakan bahwa mereka bahagia.
4. Cinta Meningkatkan Kesehatan Mental Kita
Cinta
memberikan sejumlah keuntungan bagi kesehatan tubuh kita, termasuk dapat
meningkatkan kesehatan mental bagi para wanita maupun pria yang sedang
menjalin hubungan asmara. Di New Zealand, sebuah tim dari University of
Otago melakukan penelitian pada 1000 orang. Mereka menemukan bahwa
orang-orang yang telah menjalin hubungan asmara selama lebih dari lima
tahun, akan lebih kecil kemungkinan mengalami depresi maupun melakukan
bunuh diri dibandingkan mereka yang jomblo.
Penelitian lain
memberikan hasil bahwa orang-orang yang menikah, memiliki level yang
lebih rendah untuk mengalami depresi dan stress dibandingkan mereka yang
jomblo.
5. Cinta Membuat Kita Lebih Sering Berulang Tahun
Jatuh cinta
akan membuat kita berulangtahun lebih dari sekali dalam setahun. Namun
bukan berarti kita akan benar-benar berulang tahun. Penelitian
membuktikan bahwa angka kematian pria jomblo berusia 30 hingga 59 tahun,
dua setengah kali lebih tinggi dibandingkan dengan pria non-jomblo!
Angka kematian
para wanita jomblo juga 23 persen lebih tinggi dibanding dengan para
wanita menikah. Para peneliti menyatakan, ini karena para orang yang
jomblo memiliki kesehatan yang jauh lebih buruk, pendapatan yang lebih
rendah, dan terisolasi secara sosial. Dukungan dari orang lain akan
membantu kita menjaga kesehatan.
6. Cinta Sembuhkan Penyakit Jantung
Mungkin hanya
kebetulan saja, bahwa cinta digambarkan dengan simbol jantung.
Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh para peneliti di University
of Rochester di New York, memberikan hasil bahwa hubungan asmara yang
bahagia akan memberikan ketahanan jantung yang tiga kali lebih baik.
Penelitian membuktikan bahwa pernikahan yang baik, akan memberikan
keuntungan bagi kesehatan jantung, seperti mau berhenti merokok, menjaga
berat badan, dan memperkecil risiko serangan darah tinggi.
Penelitian lain
yang dilakukan di University of North Carolina, dan di Human
Communication Research. Mereka berdua menemukan bahwa jatuh cinta dapat memberikan dampak positif terhadap kolesterol.
Ciri-ciri Jomblo Lagi Cari Mangsa di Facebook atau Twitter
Ciri-ciri Jomblo Lagi Cari Mangsa di Facebook atau Twitter :
Sekarang Facebook dan Twitter memang jadi sebuah situs sosial yang
multiguna. Selain bisa buat curhat, menyampaikan pendapat dan pamer
foto, Facebook juga sering dipakai buat cari jodoh. Terbukti sekarang
banyak cowok yang melancarkan sejumlah jurusnya untuk dapetin cewek di
Facebook. Tidak percaya? Meski hanya melalui dunia maya, mencari gebetan
di Facebook juga bisa terlihat ciri-cirinya. Pengen tahu apa ciri cowok yang lagi cari gebetan di Facebook? Langsung saja yuk' simak ciri-cirinya berikut ini!
1. Meng-add cewek-cewek cantik
Kamu bisa lihat
di keterangan profilnya, siapa saja yang menjadi langganan dia. Jika
dia mempunyai banyak langganan cewek itu artinya dia hobi meng-add cewek
dan lagi nyari "mangsa" nih. Bagi kamu cewek jomblo harus siap menerima
rayuan mautnya. nah kalo di twitter dia lebih banyak follow cewe-cewe
yang jadi incaranya dan berusaha minta di follback
2. Punya banyak teman cewek
Bandingkan
seberapa banyak teman cewek dan cowok di Facebooknya. Jika
perbandingannya lebih banyak teman cewek itu artinya nih cowok lagi
jomblo dan sedang mencari sang dambatan hati.
3. Suka chat atau mention basa-basi
Dia suka
berkomentar atau ngajak chating semua cewek yang dianggapnya cantik.
Entah itu hanya tanya kabar, atau ngajak kenalan. Tandanya cowok ini
lagi nyari gebetan. Ini adalah strategi si cowok agar si cewek bisa
tertarik dan terjerat cintanya.
4. Bikin status atau RT twit tentang cinta atau puisi cinta
Cowok yang lagi
nyari gebetan tentu akan mengeluarkan segala jurusnya untuk memikat
cewek. Entah itu dengan berkomentar gombal atau bikin status yang
puitis. Padahal statusnya itu dapet nyontek dari lagu-lagu, romantis,
Gak modal tapi ampuh.
5. Status lajang
Ciri yang
paling umum yakni status lajang atau jomblo yang disandangnya. Jika
statusnya lajang, pasti cowok ini lagi nyari seorang cewek untuk jadi
dambatan hatinya. Tapi jika statusnya berpacaran namun ia mempunyai
empat ciri diatas, itu artinya dia cowok playboy dan sedang mencari
mangsa. Untuk cewek harus berhati-hati dengan cowok ini!
Itulah Ciri-ciri
Jomblo yang Lagi Cari Pacar/Gebetan di Facebook atau Twitter.
Bagaimana, apakah kamu pernah melihat cowok dengan ciri-ciri tersebut?
Atau jangan-jangan kamu cowok yang dimaksud yah?
Inilah Kiper Pertama yang Memakai Sarung Tangan
Inilah Kiper Pertama yang Memakai Sarung Tangan : Satu
ciri khas yang melekat pada seorang kiper dan membedakannya dari pemain
lain adalah sarung tangan yang membungkus jemari dan telapak tangannya.
Namun, tahukah kamu siapa penjaga gawang pertama yang memakainya?
Dialah Amadeo Carrizo, salah satu kiper terbesar dan terbaik yang pernah dimiliki Argentina.
 |
| Amadeo Carrizo |
Carrizo memulai debut profesional bersama River Plate
saat umurnya baru menginjak 19 tahun. Tak diketahui pasti apakah pada
saat itu dia sudah mengenakan sarung tangan untuk memproteksi tangannya.
Namun, satu hal yang jelas Carrizo mulai memakainya antara dekade
1940-an dan 1950-an.
Sarung tangan
yang dipakai Carrizo tentu belumlah seperti saat ini yang didesain
dengan tingkat keamanan yang tinggi bagi pemakainya. Carrizo hanya memakai sarung tangan dari bahan kain biasa.
 |
| Amadeo Carrizo |
Ini sebuah
terobosan baru karena di Eropa sendiri tren penggunaan sarung tangan
oleh kiper baru marak pada 1970-an. Itu pun beberapa kiper justru merasa
terbebani olehnya. Hingga 1980-an, masih banyak kiper yang tak suka memakai sarung tangan, mereka hanya memakainya jika cuaca tidak bersahabat.
Sebelum
teknologi sarung tangan diperkenalkan, para kiper tak berbeda jauh
dengan para pemain di posisi lain. Pasalnya, saat berusaha
menyelamatakan gawang dari gempuran lawan, mereka biasanya meluncur
dengan kaki terlebih dahulu, tak ubahnya seorang bek saat melakukan
tekel. Bahkan para kiper nomor wahid macam Frank Swift, Ted Ditchburn, dan Bert Trautmann pun melakukan hal serupa.
Selain sebagai pemakai sarung tangan pertama, Carrizo yang dijuluki Tarzan dan Si Mesin ini juga dikenal sebagai pelopor kiper yang tak ragu keluar dari wilayahnya. Menurut Eduardo Galeano, penulis buku Soccer in Sun and Shadow,
Carrizo-lah kiper pertama yang tak ragu memulai serangan dan menggiring
bola melewati pemain lawan. Sebelum Carrizo, tindakan gila seperti itu
tak pernah terpikir sebelumnya.
Benarkah Gigi Berlubang Bisa Menyebabkan Kematian?
Benarkah Gigi Berlubang Bisa Menyebabkan Kematian? : Anda
pernah sakit gigi? Sakit gigi sering dianggap penyakit sepele, terutama
bagi orang yang belum pernah mengalaminya. Namun akibat yang
ditimbulkan sakit gigi dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan bahkan
sangat berbahaya karena bisa menyebabkan kematian!
Benarkah Gigi Berlubang Bisa Menyebabkan Kematian?
Jawabannya adalah ya, apabila gigi tersebut tidak dirawat dan kondisi
tubuh yang lemah. Gigi yang berlubang, dapat menjadi jalan yang cukup
besar bagi bakteri untuk dapat masuk ke dalam tubuh. Masalah
utama yang menyebabkan sakit gigi, adalah lubang pada gigi yang
dimasuki bakteri. Infeksi yang terjadi pada gusi dan akar gigi dapat
menjalar ke berbagai organ vital, dan menyebabkan banyak gangguan
kesehatan. Infeksi dari bakteri ini sebenarnya dapat dilawan karena
tubuh kita memiliki sel-sel yang berperan sebagai daya tahan tubuh.
Namun,
apabila daya tahan tubuh kita sedang lemah, maka infeksi bakteri akan
semakin hebat. Pada tahap awal, infeksi masih terlokalisir di daerah
ujung akar dari gigi yang berlubang. Biasanya akan timbul rasa tidak
nyaman atau sakit saat gigi tersebut dipakai mengunyah atau ditekan.
Pada tahap ini bisa ditanggulangi dengan perawatan saluran akar gigi dan
penambalan sampai penggunaan antibiotik ataupun pencabutan gigi yang
terinfeksi.
Bila
tidak dirawat, infeksi akan menyebar ke daerah sekitar mulut seperti
pipi dan leher. Kondisi ini dapat dikatakan cukup serius, dan
mengharuskan penderita untuk dilakukan pembedahan pada daerah infeksi
untuk mengeluarkan nanahnya jika kondisinya memungkinkan. Penderita juga
diterapi menggunakan obat-obatan antibiotik. Bila kondisi cukup parah,
penderita juga diharuskan untuk dirawat inap di rumah sakit. Dan ada
resiko terjadinya kematian jika kondisi pasien sangat lemah, disertai
komplikasi penyakit lain ataupun perawatan yang kurang intensif.
Pada
beberapa kasus, infeksi yang terjadi cukup hebat dan berlangsung cepat.
Infeksi dapat menyebar ke daerah lain yang cukup vital yaitu ke daerah
dada dan kepala.Kondisi ini sudah sangat serius dan memerlukan perawatan
rumah sakit yang sangat intensif. Pada kondisi ini, khususnya infeksi
ke daerah kepala, resiko kematiannya lebih besar lagi.
1. Penyakit Jantung
Salah satu
masalah serius yang mungkin timbul akibat gigi berlubang adalah gangguan
jantung. Bagaimana hal ini bisa terjadi? Kuman yang bersarang pada gigi
yang berlubang bisa menembus ke pembuluh darah, dan akhirnya mengumpul
di jantung. Penelitian
menunjukkan, bakteri yang terikut aliran darah bisa memproduksi sejenis
enzim yang mempercepat proses pengakuan dinding pembuluh darah,
sehingga pembuluh darah menjadi tidak elastis (aterosklerosis).
Selain
itu, bakteri juga bisa menempel pada lapisan lemak di pembuluh darah.
Akibatnya, plak yang terbentuk menjadi makin tebal. Semua kondisi ini
menghambat aliran darah ke jantung. Hal ini berarti penyaluran sumber
makanan dan oksigen ke jantung juga tersendat. Jika berlangsung terus,
jantung tak akan mampu berfungsi secara baik. Maka terjadilah penyakit
jantung yang ditakutkan banyak orang.
2. Nyeri Mata Dan Sakit Kepala
Komplikasi yang
relatif banyak terjadi akibat infeksi gigi adalah gangguan mata.Mata
jadi cepat lelah dan terasa nyeri, khususnya pada bagian atas kelopak
mata. Hal ini terjadi karena gigi dan mata memiliki induk syaraf yang
sama. Dalam kasus tertentu, seseorang juga bisa mengalami sakit kepala.
Hal ini terjadi bila ada kelainan pada struktur rongga gigi. Kondisi ini
sangat mungkin terjadi karena sistem pengunyahan terdiri atas empat
komponen, yaitu gigi dan jaringan penyangga, tulang rahang, otot-otot
dan sendi rahang.
Semua
komponen tersebut saling berkaitan dan saling mempengaruhi. Jika salah
satu gigi dicabut dan tidak segera diganti, maka gigi lawannya tidak
berpasangan. Kondisi seperti ini mengganggu proses pengunyahan. Makan
jadi tidak enak, dan pengunyahan menjadi tidak sempurna. Akibatnya orang
yang sudah lama hanya mengunyah dengan satu sisi rahang saja akan
mengalami keluhan sakit di bagian belakang kepala.
3. Diabetes
Pada kerusakan
gigi yang parah, bakteri dapat masuk ke aliran darah dan mengganggu
sistem kekebalan tubuh. Sel sistem kekebalan tubuh yang rusak melepaskan
sejenis protein yang disebut cytokines. Unsur ini menyebabkan kerusakan
sel pankreas penghasil insulin, hormon yang memicu diabetes.
Dulu cukup banyak kasus kematian akibat infeksi dari gigi
yang tidak ditangani dengan baik termasuk di Indonesia. Sekarang,
biasanya infeksi ini sudah ditangani sejak tahap awal sehingga resiko
penyebaran infeksi dan kematian dapat dihindari. Sebenarnya
untuk menghindari kematian akibat infeksi dari gigi sangatlah mudah.
Cukup dengan menyikat gigi dengan baik, benar dan waktunya tepat yaitu
minimal 2 kali sehari, pada pagi hari sesudah makan dan pada malam hari
sebelum tidur. Serta rutin untuk memeriksa kondisi gigi dan mulut ke
dokter gigi setiap 6 bulan sekali.
Para Pesulap ini Meregang Nyawa Saat Melakukan Aksinya
Para Pesulap ini Meregang Nyawa Saat Melakukan Aksinya : Magicians,
illusionists, mentalists, dan escapes artists memiliki resiko
masing-masing yang sama-sama dapat menyebabkan diri mereka kehilangan
nyawa. Tetapi mungkin karena tuntutan profesi atau bagi mereka itu hal
menantang, mereka kadang melupakan bahwa maut bisa kapanpun menjemput.
Bahkan hingga
ke seratus adegan yang dia lakukan berhasil bisa saja dirinya akan mati
dari performanya untuk 101 kali. Berikut ini dilansir dari listverse.com beberapa pesulap yang meregang nyawa saat melakukan aksinya :
Charles Rowen
Pria ini juga
dikenal sebagai Karr the Magician atau Karr Mysterious. Dirinya adalah
seorang escape artis yang berasal dari South African. Pada tahun 1930,
Karr melakukan aksinya di Springfontein, Orange Free State, South
Africa. Saat itu dirinya diikat menggunakan jaket, kemudian dari jarak
180 meter sebuah mobil dikendarai dengan kecepatan 72 kilometer per
jam.
Menurut
hitungan, Karr memiliki waktu 10-15 detik untuk membebaskan diri dari
jaket tersebut. Tetapi Karr terlambat dan akhirnya mobil tersebut
membuat ringsek kakinya. Sebelum dia meninggal, Karr membebaskan
pengendara mobil tersebut dari jerat hukum.
Madame DeLinksy
 |
| ilustrasi |
Atraksi senjata api tercatat sebagai atraksi paling berbahaya dalam sejarah, setidaknya 15 orang pesulap
telah menghembuskan nafasnya karena trik ini. Kemudian bertambah lagi
dengan meninggalnya seorang pesulap bernama Madame DeLinksy pada
November 1820. Atraksi yang dilakukannya adalah menangkap peluru yang
ditembakkan oleh para tentara. Madame DeLinksy meminta semua tentara
untuk memasukkan peluru kosong di dalam senjatanya dan salah satu orang
ternyata melanggarnya, Madame DeLinksy tertembak di perut dan meninggal
dua hari kemudian.
Dr. Vivian Hensley
 |
| ilustrasi |
Pesulap berusia
43 tahun bernama Dr. Vivian Hensley adalah seorang dokter gigi di
Brisbane, Australia. Sebagai seorang pesulap amatir dirinya melakukan
aksi menelan benda tajam ke dalam mulutnya yang dilakukan untuk
menghibur anak laki-lakinya. Tetapi ketika dia benar-benar meletakkan
benda tajam tersebut, musibah tidak dapat dihindarkan. Pisau masuk
menembus tenggorokannya. Setelah 4 hari dilakukan perawatan intensif,
dokter tidak mampu menolong nyawanya lagi.
Jeff Rayburn Hooper
 |
| ilustrasi |
Pada bulan Juli
1984, pesulap berusia 23 tahun menghembuskan nafasnya setelah berlatih
melepaskan diri dari belenggu ketika ditenggelamkan ke dasar danau. Saat
itu sebenarnya dirinya mampu membebaskan dirinya dari belenggu. Tetapi
karena cuaca ekstrim yang terjadi saat itu, dirinya tidak mampu berenang
hingga ke tepi. Ketika dia berusaha memanggil asistennya, mereka tidak
bisa membantu karena angin bertiup sangat kencang. Akhirnya Hooper
tenggelam di kedalaman 1,6 meter.
Sigmund Neuberger
Pria ini saat
itu dikenal sebagai Great Lafayette, pesulap asal Jerman ini memiliki
bayaran paling tinggi dari pesulap lainnya pada saat itu. 4 hari sebelum
pertunjukannya, anjing kesayangan Lafayette mati dan dirinya memohon
kepada pemerintah setempat bahwa jika dia mati dia ingin dikubur di
sebelah anjingnya. Pada saat pertunjukan, Lafayette melakukan atraksi
lari dari gedung yang terbakar, Lafayette berusaha menyelamatkan kuda
yang juga bagian dari pertunjukan tersebut. Namun pintu diikat terlalu
kencang, Lafayette beserta 10 orang lainnya mati. Dan Lafayette dikubur
di sebelah makam anjingnya.
Biawak Tak Bertelinga, Hewan Misterius Dari Kalimantan
Biawak Tak Bertelinga, Hewan Misterius Dari Kalimantan : Jika
Anda belum pernah mendengar tentang biawak tak bertelinga, Anda tidak
sendirian, satwa misterius ini memang luput dari perhatian publik,
karena memang secara alami, satwa ini tidak muncul di siang hari, dan
membangun sarang di bawah tanah. Namun setidaknya sejak 2 tahun
terakhir, reptil ini mulai populer di seluruh dunia berkat foto-fotonya
yang diunduh di media sosial.
Ya, inilah biawak tak bertelinga (Lanthanotus borneensis), atau dalam Bahasa Inggris dinamakan earless monitor lizard. Biawak ini menjadi satu-satunya anggota dari famili Lanthanotidae yang hanya ditemui (endemik) di Kalimantan.
Sejak penemuan
pertamanya pada tahun 1877, semua catatan keberadaan biawak tak
bertelinga tersebut merujuk ke Sarawak (Borneo, Malaysia). Penemuan
“fosil hidup” belakangan ini ditemukan di sebuah kebun sawit yang sedang
dibangun di hutan Tembawang, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, yang
‘memperluas’ distribusi populasinya hingga ke arah selatan Kalimantan.
Bukan tidak mungkin, spesies ini akan ditemukan di tempat lain di
Kalimantan.
Para peneliti
sering menjulukinya living fossil karena hewan ini masih ada dikala
hewan-hewan lain yang ‘seumuran’ sudah banyak yang punah.
Sejak tahun
1877 hingga 1961, hanya 12 spesimen yang telah ditemukan dan hanya
sekitar 100 dari kadal ini yang pernah dikumpulkan. Sebagian besar
informasi yang dipublikasikan tentang Lanthanotus borneensis
hanya berdasarkan laporan observasi perilaku spesimen tunggal yang
disimpan di penangkaran dan sedikit saja yang diketahui tentang
perilakunya di habitat aslinya.
Semiaquatik dan Nocturnal
Biawak tak
bertelinga dapat ditemukan di daerah dekat dengan sungai, karena
merupakan hewan semiaquatik atau kadang-kadang hidup di air kadang di
darat. Karena nocturnal alias hewan yang aktif pada malam hari,
sehingga sangat jarang muncul. Oleh karena itu membuatnya menjadi masih
menjadi hewan yang misterius, karena perilaku atau kebiasan hidupnya kurang bisa diamati.
Ciri umum satwa
ini adalah tidak ada lipatan gular, hidung tumpul dan tidak adanya
telinga eksternal atau indra pendengaran lain yang terlihat, meski tentu
saja tetap bisa mendengar. Panjang tubuhnya bisa mencapai 45 cm hingga
55 cm. Selain itu, kelopak matanya transparan dan letaknya yang lebih
rendah daripada biawak atau kadal jenis lain.
Ciri yang
paling mudah dilihat adalah kulit luarnya yang dipenuhi dengan
gerigi-gerigi seperti pada buaya, yang tersusun secara teratur berbentuk
garis mulai dari bagian kepala sampai pada ekornya yang cukup panjang.
Warna kulit
hewan ini adalah coklat tua pada bagian atas dan berwarna coklat agak
muda pada bagian perutnya. satwa ini memiliki empat kaki di depan dan
belakang, dan di setiap kakinya terdapat lima jari dengan kuku yang
tajam. Biawak tak bertelinga merupakan reptil’ yang berkembangbiak
dengan cara bertelur.
Para ahli memperkirakan bahwa rentang populasi biawak tak bertelinga
ini mungkin hanya ada di Serawak (Malaysia) dan Kalimantan Barat. Meski
begitu, kurangnya penelitian dan pengetahuan mengenai satwa misterius
ini, termasuk pola penyebaran, dan jumlah populasinya, menyebabkannnya
kesulitan memastikan penyebarannya.
Satwa ini juga tidak (belum) masuk dalam daftar IUCN Redlist
pada 2012. Yang jelas, alih fungsi hutan yang menjadi habitatnya yang
terus berlangsung hingga kini, mengancam populasinya. Penemuan-penemuan
satwa ini di mendatang bisa jadi tidak terdokumentasikan.
Ada baiknya,
pihak swasta (industri pemanfaatan hutan) bisa berperan penting dalam
proses identifikasi satwa seperti biawak tak bertelinga yang informasi
tentangnya sangat terbatas hingga kini.
Sumber : Mongabay.co.id